Studi Lapangan Pelatihan Kuliner Dinparbud Kabupaten Purworejo

Terakhir diperbarui: 25 Okt 2022  |  38 Tinjau  | 

Studi Lapangan Pelatihan Kuliner Dinparbud Kabupaten Purworejo

Desa Wisata Pandanrejo (Dewa Pandan) merupakan desa wisata di Kabupaten Purworejo yang memiliki kuliner khas yang cukup banyak dan berkualitas. Pelatihan dari segi plating, inovasi pengolahan produk lokal, dan kualitas produk olahan sudah pernah dilaksanakan untuk menambah daya tarik kuliner Dewa Pandan. Salah satu pendampingan yang membuat suatu inovasi kuliner yaitu dari STP NHI Bandung.


Sabtu, 23 Oktober 2021 Dewa Pandan diberi kesempatan oleh Dinparbud Kabupaten Purworejo menjadi tempat studi lapangan pelatihan kuliner. Peserta pelatihan kuliner yaitu dari desa wisata se-Purworejo. Antara lain, Desa Purbayan, Desa Somongari, Desa Giyombong, Desa Kaliurip, Desa Benowo, Desa Sukowuwuh, Desa Kaliwungu, Desa Pandanrejo, Desa Ketawangrejo, dan Desa Kaligono.

Pelatihan kuliner dilakukan di Pendopo Gunung Gajah. Pengenalan kuliner Dewa Pandan dengan konsep mini pameran ekraf menjadi sajian awal peserta ketika turun dari shuttle. Setelah itu, Sedikit demonstrasi kuliner Dewa Pandan dan dilanjutkan acara inti yaitu praktik membuat kroket dan pie durian. Selanjutnya, ada sarasehan dengan pemateri Kepala Desa Pandanrejo dengan tema “Kuliner Desa Wisata Pandanrejo”.

Selain melaksanakan pelatihan di Gunung Gajah, mereka juga di ajak berkeliling ke destinasi Dewa Pandan. Bukit Sebutrong, Kampung Cantik, dan Padepokan Gori Danpyak menjadi destinasi kunjungan studi tempat wisata.

Dewa Pandan di Kabupaten Purworejo

Tambahan informasi, Desa Wisata Pandanrejo (Dewa Pandan) merupakan desa yang berada di kawasan deretan Perbukitan Menoreh. Letaknya tepat berbatasan dengan Provisi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Desa Pandanrejo berjarak 17 km dari pusat Kota Purworejo dan 36 km dari pusat Kota Yogyakarta. Dewa Pandan, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo memiliki potensi wisata yang menarik dari segi sosial budaya, ekonomi, dan alam.

Sebelum Desa Pandanrejo terbentuk, dahulu terdapat suatu wilayah pedesaan di perbukitan menoreh bagian paling timur Kabupaten Purworejo. Tepatnya di area perbatasan Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).  Di bagian timur bernama Desa Klepu dan pada bagian barat bernama Desa Pendem. Kedua desa ini mempunyai kebiasaan yang saling berhubungan. Budaya, sosial, dan ekonomi dari masyarakatnya saling melengkapi. Salah satu yang paling menonjol adalah beternak kambing peranakan etawa (PE) ras Kaligesing. Untuk memperluas wilayah desa, sekitar tahun 1927 keduanya sepakat untuk digabungkan menjadi Desa Pandanrejo. Nama Pandanrejo diambil dari ciri khas desa yang ketika itu banyak ditumbuhi tanaman pandan. Sedangkan kata ‘rejo’ memiliki makna berjaya. Dengan nama tersebut diharapkan desa ini akan terus bertumbuh dan berjaya.

Powered by MakeWebEasy.com
Website ini menggunakan kukis untuk pengalaman terbaik Anda, informasi lebih lanjut silakan kunjungi Kebijakan Privasi  dan  Kebijakan Kukis